Skip navigation

Atasi Kebutuhan Listrik
3468vario-kiprok-tiger-gt-1.jpgTekor aki bisa dialami sobat yang besutannya kerap membutuhkan pemakaian arus besar. Ya, misalnya mengadopsi lampu HID atau High Intensity Discharge. Tuh, biar enggak tekor, sobat bisa tempuh metode ganti kiprok! Iya, ganti dengan kiprok Honda Tiger.

“Dengan pemakaian kiprok dari motor sport Honda 200cc itu, pengisian yang dihasilkan akan jadi lebih besar,” ungkap Evnu Prastowo dari workshop Thole Motor (TM) di Jl. Serdang Baru Raya, No. 7, Jakarta Pusat.

“Untuk mengaplikasi kiprok ini juga tergolong mudah. Cukup mengubah jalur kabel yang ada di sepul,” beber Evnu atau lebih akrab disapa Thole itu. Sepul tetap aplikasi sepul standar milik Vario.3469vario-kiprok-tiger-gt-2.jpg

Lanjut mengubah jalur kabel di sepul yuk! Berbekal kelistrikan model DC di Tiger, jalur sepul ikut menyesuaikan. Untuk itu, kabel massa alias ground yang ada di sepul musti dijadikan positif juga.

“Caranya, kabel yang berwarna kuning kini menempati bekas kabel ground,” bilang Thole. Begitunya kedua kabel di sepul kini jadi positif. Sehingga kabel ini bisa menghantar arus listrik ke kiprok. Wah, bingung ya? Kontak Thole aja untuk konsultasi di 0811-8723-25.

3470vario-kiprok-tiger3.jpgBerikutnya pemasangan kabel di kiprok yang dijual sekitar Rp 250 ribuan. Di kiprok tersedia lima terminal penempatan kabel. Untuk mempermudah, silakan lihat gambar terminal kabel di soket.

Kedua kabel yang dari sepul tadi, disambungkan satu per satu ke terminal yang terdiri dari dua bagian terminal (bagian bawah). “Posisinya bebas, kabel kuning di kiri atau kanan. Gitu juga untuk kabel yang satu lagi,” bilang Thole.

Lalu, kabel ke aki, silakan sambungkan ke terminal yang paling kiri. Sementara untuk terminal tengah, kosongkan aja. Terakhir, untuk terminal kanan diisi kabel ground. Oh ya! Thole juga menyarankan agar nambah satu aki yang punya ampere sama dengan aki standar. Tujuannya arus besar yang masuk dari kiprok bisa ditampung sesuai kapasitas.

7 Comments

    • HENDRA
    • Posted Februari 5, 2011 at 4:51 am
    • Permalink

    MAAF MENGGANGGU, SAYA SUDAH COBA MERUBAH PENGISIAN SESUAI CARA YANG BAPAK BERIKAN. TAPI MASALAHNYA KENAPA WAKTU MOTOR SAYA GAS VOLTASENYA TINGGI MELEBIHI 16 VOLT. SEBELUMNYA SAYA UCAPKAN BANYAK TERIMAKASIH

    • varo
    • Posted Februari 15, 2011 at 1:54 am
    • Permalink

    @hendra
    pin tengah yg dikiprok tigi di pasang g? klo g wajar aj krn sensor tegangan g difungsikan

  1. bos,,jdi antara kabel kiprok tiger yg 5 kabel itu slah 1 nya tdk d pakai/d kosongkn sja yh bos..???
    akibt na akn overchrger g boz..?

    • Anonim
    • Posted Juli 18, 2012 at 6:09 pm
    • Permalink

    Sya msh rgu boss soal soket yg tngah knpa gk dpsang,stauku itu kbel yg tngh dpsang arus Dr kbel kontak

    • Ardy jypura
    • Posted Juli 18, 2012 at 6:10 pm
    • Permalink

    Sya msh rgu boss soal soket yg tngah knpa gk dpsang,stauku itu kbel yg tngh dpsang arus Dr kbel kontak

  2. itu di jaminn gak akan jebol gan ?

  3. sif gan atas info nya ya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: